Anak-Anak enfo

enfohealth.blogspot.com
enfootaku.blogspot.com
enfomythology.blogspot.com
enfowhat.blogspot.com
enfoentertainment.blogspot.com
Tampilkan postingan dengan label Fakta unik. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Fakta unik. Tampilkan semua postingan

Sabtu, April 25, 2009

Mengapa Ponsel Tak Boleh Dipakai di Dalam Pesawat Terbang ?

Menggunakan ponsel di dalam pesawat terbang - baik sedang mengudara maupun ketika pesawat sedang berada di darat - berpotensi membahayakan keselamatan seluruh penumpang dan awak pesawat. Di samping itu, juga melanggar kepantasan dan tatakrama. Pesawat Crossair dengan nomor penerbangan LX498 baru saja lepas landas dari bandara Zurich, Swiss. Sebentar kemudian pesawat menukik jatuh. Sepuluh penumpangnya tewas. Penyelidik menemukan bukti adanya gangguan sinyal ponsel terhadap sistem kemudi pesawat. Sebuah pesawat Slovenia Air dalam penerbangan menuju Sarajevo melakukan pendaratan darurat karena sistem alarm di kokpit penerbang terus meraung-raung. Ternyata, sebuah ponsel di dalam kopor di bagasi lupa dimatikan, dan menyebabkan gangguan terhadap sistem navigasi. Boeing 747 Qantas tiba-tiba miring ke satu sisi dan mendaki lagi setinggi 700 kaki justru ketika sedang final approach untuk mendarat di bandara Heathrow, London. Penyebabnya adalah karena tiga penumpang belum mematikan komputer, CD player, dan electronic game masing-masing (The Australian, 23-9-1998).

Daftar ini masih dapat diperpanjang lagi. Mereka yang tak peduli akan keselamatan dirinya, dan penumpang lainnya, boleh saja terus bersikap tak peduli akan larangan mengaktifkan ponsel dalam pesawat. Tetapi seorang kapten tentara Arab Saudi dihukum cambuk 70 kali karena kedapatan menyalakan ponsel di dalam pesawat. Seorang teknisi Inggris dijebloskan ke penjara selama setahun karena menolak permintaan pramugari British Airways untuk mematikan ponselnya. Menurut peraturan FAA (Federal Aviation Administration) mengaktifkan ponsel di dalam pesawat terbang - bukan saja selama penerbangan - adalah pelanggaran hukum (illegal) dan dapat dihukum atas dakwaan membahayakan keselamatan umum.
Di Indonesia ? Begitu roda-roda pesawat menjejak landasan, segera terdengar bunyi beberapa ponsel yang baru saja diaktifkan. Para "pelanggar hukum" itu seolah-olah tak mengerti bahwa perbuatan mereka dapat mencelakai dirinya dan penumpang lain, disamping merupakan gangguan (nuissance) terhadap kenyamanan orang lain. Dapat dimaklumi, mereka pada umumnya memang belum memahami tatakrama menggunakan ponsel, disamping juga belum mengerti bahaya yang dapat ditimbulkan ponsel dan alat elektronik lainnya terhadap sistem navigasi dan kemudi pesawat terbang.
Matikan Selama di Pesawat Ponsel harus dimatikan - tidak hanya diswitch agar tidak berdering - selama berada di dalam pesawat. Ulangi : selama berada di dalam pesawat. Ini penting ditegaskan karena banyak orang menyimpulkan sendiri bahwa ponsel hanya berpotensi bahaya ketika pesawat mengudara. (Silakan lihat daftar gangguan ponsel pada tabel).
GANGGUAN PENYEBAB VOR (VHF Omnidirectional Receiver) tak terdengar ponsel Arah terbang melenceng ponsel Indikator HSI (Horizontal Situation Indicator) terganggu ponsel
  • Gangguan sistem navigasi ponsel Gangguan frekuensi komunikasi ponsel
  • Gangguan indikator bahan bakar ponsel
  • Gangguan sistem kemudi otomatis ponsel
  • Gangguan arah kompas komputer, CD, game Gangguan indikator CDI (Course Deviation Indicator) gameboy

dan banyak lagi lainnya SUMBER : ASRS (Aviation Safety Reporting System)


Dengan memahami daftar gangguan ini, kita menyadari bahwa bukan saja ketika pesawat sedang terbang, tetapi ketika pesawat sedang bergerak di landasan pun terjadi gangguan yang cukup besar akibat penggunaan ponsel. Kebisingan pada headset para penerbang dan terputus-putusnya suara mengakibatkan penerbang tak dapat menerima instruksi dari menara pengawas dengan baik. Potensi kecelakaan masih dapat terjadi di darat ketika pesawat sedang bergerak menuju pintu embarkasi (gate) karena gangguan komunikasi.

Gangguan di Darat Sebenarnya, secara teknis penggunaan ponsel di dalam penerbangan lebih mengganggu sistem telekomunikasi di darat (terrestrial) ketimbang gangguan pada sistem pesawat terbang. Seperti kita ketahui, ponsel tidak hanya mengirim dan menerima gelombang radio, melainkan juga meradiasikan tenaga listrik untuk menjangkau BTS (Base Transceiver Station). Sebuah ponsel dapat menjangkau BTS yang berjarak 35 kilometer. Artinya, pada ketinggian 30.000 kaki, sebuah ponsel bisa menjangkau ratusan BTS yang berada dibawahnya. (Di Jakarta saja diperkirakan ada sekitar 600 BTS yang semuanya dapat sekaligus terjangkau oleh sebuah ponsel aktif di pesawat terbang yang sedang bergerak diatas Jakarta). Overloading terhadap BTS karena penggunaan ponsel di udara dapat sangat mengganggu para pengguna ponsel di darat. Sebagai mahluk modern, sebaiknya kita ingat bahwa pelanggaran hukum adalah juga pelanggaran etika. Tidakkah kita malu dianggap sebagai orang yang tidak peduli akan keselamatan orang lain, melanggar hukum, dan sekaligus tidak tahu tata krama ? Sekiranya kita terbang, bersabarlah sebentar. Semua orang tahu kita memiliki ponsel. Semua orang tahu kita sedang bergegas. Semua orang tahu kita orang penting. Tetapi, demi keselamatan sesama, dan demi sopan santun menghargai sesama, janganlah mengaktifkan ponsel selama di dalam pesawat terbang.

Aktifkan ponsel Anda setelah Anda berada di gedung terminal. Pikirkanlah apabila ada sanak saudara kita atau orang-orang yang kita kasihi berada didalam pesawat dimana ada orang-orang EGOIS dan BODOH menyalakan handphonenya.

Posted by eGuru Uroborus

Sumber:http://harustahu.blogspot.com/2004/11/mengapa-ponsel-tak-boleh-dipakai-di.html

Message by eGuru Uroborus: "Thx infonya buat pengelola harustahu.blogspot"


Selasa, April 07, 2009

Hal-Hal Gila

HG1= Di Berlin, ada seorang Jerman bunuh diri, 29 taon kemudian (2009) baru ketemu tulang belulangnya! Si Jerman mengikat dirinya di suatu pohon terus tu orang tembak dirinya sendiri..

HG2= Ada anjing peliharaan yg jatuh dari kapal dan survive. Tapi yang GILA itu, dia berenang 5 mil nautikal dan hidup di alam liar selama kurang lebih 4 bulan & survive, kendati anjing itu merupakan anjing peliharaan yang biasa dimanja!

HG3= Dalam 1 jam, seorang pengendara motor lolos dari 3 kecelakaan! Lagi-lagi orang umur 69 tahun dari Berlin mencetak sejarah. Kecelakaan dari awal sampai akhir: Nabrak 3 mobil=> Nabrak rumah=> Pas dibawa ke RS via ambulance, tu ambulance ketabrak truk. Nah, tu nenek hanya menderita luka KECIL!

HG4= Demi cincin pernikahan, seorang pria telusuri jalan. Cincin tadi jatuh dari kotak selama si cowok melamar si cewek di atas jembatan!

HG5= Seorang pria Cina menelan gunting kuku dan tu gunting nyangkut di lehernya. Tu pria berhasil diselamatkan oleh.....dokter bedah tentunya.

HG6= Ada pria Brazil ketusuk tombak memancing. Dalem banget, tapi kan dia ketusuk dalem air, tapi pas keluar dari air dia bisa NGOMONG! Akhirnya dia selamat setelah dibedah selama 5 jam.

Life is weird...

Sabtu, April 04, 2009

Pi

DALAM matematika kamu tentu mengenal “pi”. Sering kamu dapatkan pada saat kamu meghitung hal yang berkaitan dengan lingkaran. Nah berapakah nilai ”pi” ini?. Benarkah angka ”pi” itu tidak berhingga?

Pi adalah angka yang diperoleh dari perbandingan antara ”keliling” lingkaran dengan ”garis tengah” nya. Bayangkan, kamu berjalan mengelilingi sebuah lapangan berbentuk lingkaran, hitung langkah kamu, lalu kamu juga berjalan lurus melewati titik tengah lapangan, hitung juga langkahnya. Jumlah langkah kamu mengelilingi lapangan dibandingkan dengan jumlah langkah kamu melewati titik pusat lapangan adalah ”pi”.

Oh ya ”pi” ini ajaib, karena berapa pun besar dan kecil lingkarannya, selalu menghasilkan angka perbandingan yang sama, yaitu ”pi”.

Pi sudah dikenal sejak 4000 tahun yang lalu, nilainya juga berbeda-beda. Katakanlah pada jaman Babilonia ”pi” senilai 3 1/8, orang china menggunakan 3,1724, Archimedes menyatakan ”pi” adalah bilangan antara 3 1/7 dan 3/ 10/70, Fibonnaci menggunakan ”pi” setara dengan 864:275 = 3,141818.

”Pi” memang bilangan desimal yang tidak berujung, tiada berakhir, bahkan ada yang sudah menghitung ”pi” hingga satu juta angka di belakang koma!!!

Untuk menyelesaikan rumus lingkaran kamu mungkin cukup menggunakan 22/7 atau 3,14. Tapi untuk menyelesaikan hal yang lebih teliti dan menyangkut benda yang besar seperti keliling bumi atau luasnya galaksi di alam semesta, atau justru menghitung benda yang kecil sekali seperti berapa kecepatan berputar sebuah atom, ada baiknya kamu menggukan ”pi” yang lebih ”teliti”

Nah ada yang berminat memecahkan rekor mencari angka ”pi” sekian juta di belakang koma ?***

Bulu Unggas Tidak Pernah Basah

PERNAHKAH kamu melihat angsa, atau bebek, atau burung-air yang “berenang” di air, lalu kadang “menyelam” ke dalam air. Tapi apa yang terjadi, mereka tetep “kering” bulu-bulu mereka tidak basah. Kenapa bisa begitu ya? Apakah ada lapisan ”anti” air yang melindungi bulu-bulu mereka? Lalu bagaimana mereka bisa ”mandi” kalau bulu mereka tidak bisa basah begitu?

Coba deh amati bagaimana bulu bulu itu memiliki susunan sedemikian rupa sehingga menutupi badan unggas. Seperti sisik ikan, bulu-bulu unggas tersusun rapat dan ”bertumpuk”, sehingga pada saat ada air jatuh ke tubuh mereka, ibarat atap genteng rumah kamu, air akan meluncur di puermukaannya, bukannya ”masuk” ke dalam badan burung.

Jika kamu amati bulu ayam atau burung, maka akan kamu dapati terdapat banyak sekali ”cabang-cabang” di setiap helai bulu, jumlah nya banyak sekali, dan saling kait mengait. Ini juga yang membuat air tidak bisa ”tembus” ke dalam bulu.

Unggas juga memiliki ”salep” yang berupa minyak dari kelenjar tubuhnya di bagian ekor, yang kerap dioleinya ke seluruh tubuh, menjadikannya bulu-bulu itu tidak ”disukai” air.

Saat mandi, unggas akan ”membuka” pertahanan bulunya, mencebur-ceburkan tubuhnya ke dalam air, dan membiarkan air masuk membasahi tubuhnya. Setelah itu mereka akan mengibaskan seluruh tubuhnya sehingga semua air dan kotoran yang menempel akan ”lari” terlepas dari tubuhnya.

Wah ternyata unggas punya ”jas hujan” anti airnya sendiri ya? Tapi dapatkah kamu menjelaskan bagaimana dengan nasib ayam yang kehujanan dan kelihatan ”layu”? Apakah mereka basah kuyup ?

Blogger Templates by OurBlogTemplates.com 2007